16 1

Curhat-curhatan di FB, selfie di Instagram, dan lenggak-lenggok di TikTok bisa dilakukan oleh siapa saja. Tapi untuk urusan copywriting maka lain lagi ceritanya.

Copywriting di media sosial bahkan cenderung jauh lebih rumit dan sulit untuk dikuasai. Ini karena setiap platform memiliki nadanya sendiri.

Sebut saja instagram yang berbasis Video Reel dan foto, maka kita pun harus menyesuaikan setiap aturan yang ada. Belum lagi limit kata yang tak sebebas ketika menulis di blog pribadi.

Ada nuansa tertentu yang harus ditingkatkan selama kehadiran ngiklan sosial kita di instagram melalui copywriting.

Buat Copywriting di Medsos Berfoto

Untuk kamu yang penasaran, ingin mencoba, atau bahkan serius belajar, mungkin beberapa aturan ini bisa membantu kamu dalam membuat contoh copywriting instagram.

  1. Bicara Dengan Audiens. Jangan sampai kita kehilangan audiens setiap kali ngiklan, jadi setiap promosi pun haruslah melibatkan obrolan dengan mereka.
  2. Tampilkan penawaran yang juga memiliki manfaat serta informasi terbaik. Jadi bukan sekedar majang gambar produk terus pergi begitu saja. Mana ada yang mau beli jika bukan sekedar keberuntungan.
  3. Selalu libatkan follower. Berikan pertanyaan, minta saran, dan lain sebagainya. Intinya agar mereka mau berkomentar.
  4. Gunakan hashtag. Ini adalah fitur instagram yang harus kamu gunakan, demi menjaring pengguna yang bukan follower kita akan tetapi masih memiliki ketertarikan yang sama dengan iklan yang kita buat.

Khusus untuk hashtag, Instagram sendiri memperbolehkan kita untuk dapat membuatnya hingga 30 buah.

Akan tetapi sejumlah penelitian merekomendasikan kita untuk hanya menggunakan sekitar 15 hashtag atau bahkan kurang. Idealnya bahkan jauh kurang daripada itu, yakni 5 hingga 7 buah saja.

Sayangnya, beberapa perusahaan cenderung mengabaikan penggunaan hashtag tersebut. Jikalau pun ada, malah berlebihan melakukannya.

Ingat, menjaga agar jumlah hashtag kita tetap ideal adalah penting untuk dilakukan, karena copywriting instagram kita sebenarnya berpacu pada kualitas, dan bukanlah kuantitas.

Dengan begitu, ada satu tugas tambahan untuk membuat copywriting di Instagram, yaitu riset hashtag yang mampu mendatangkan konsumen secara berkelanjutan.