Perintah mengeluarkan Zakat tertera dalam Al-Qur’an dan menjadi rukun Islam yang ketiga. Karena hukumnya wajib, apabila ditinggalkan akan berdosa. Namun, masih banyak orang yang belum paham apakah dirinya masuk kategori orang yang wajib berzakat atau disebut muzakki atau tidak.

Golongan orang yang wajib berzakat adalah mereka yang telah memenuhi kriteria muzakki. Untuk berzakat fitrah tidak ada kriteria yang sangat khusus seperti pada zakat maal. Karena berzakat fitrah merupakan kewajiban setiap umat muslim, berbeda dengan zakat harta (maal) yang berkewajiban berzakat atas kepemilikan harta apabila mencapai haul dan nisab-nya.

5 Syarat Berzakat dalam Islam

Bagi Anda yang tidak mencukupi syarat dalam berzakat, maka tidak wajib mengeluarkannya. Namun, jika mencukupi semua syarat, maka akan berdosa apabila tidak berzakat sesuai ketentuan Islam. Oleh sebab itu, ketahui dan pahami apa saja yang masuk dalam syarat mengeluarkan zakat berikut ini:

1. Harus Beragama Islam

Berzakat merupakan ibadah yang diwajibkan dalam Islam, tapi tidak wajib untuk orang non-Islam. Hukum berzakat sudah dinyatakan dalam Al Qur’an dan hadits sehingga seluruh kaum muslim di muka bumi wajib melaksanakannya sesuai dengan aturan yang berlaku.

2. Merdeka

Zakat harta akan wajib hukumnya untuk muslim yang merdeka. Maksudnya, muslim tersebut bukanlah budak atau hamba sahaya. Seorang hamba sahaya tidak diwajibkan berzakat.

Aturan ini dikeluarkan karena pada zaman dulu masih banyak orang-orang yang dijadikan budak. Berbeda di zaman modern di mana perbudakan telah dihapuskan dan menjadi hal yang sangat ditentang di muka bumi.

3. Harta Dimiliki Secara Sempurna

Jadi, harta yang wajib dikeluarkan zakatnya adalah harta yang dimiliki secara penuh oleh seorang muslim. Misalnya, Anda menyimpan emas sebanyak 100 gram, tapi separuhnya adalah milik saudara Anda, maka harta tersebut tidak dimiliki secara sempurna. Artinya harta yang wajib dikeluarkan zakatnya hanyalah harta yang benar-benar milik Anda.

4. Telah Mencapai Batas Minimal

Aturan berzakat harta adalah harta yang Anda miliki harus mencapai nisab, yaitu batas minimal harta yang wajib dizakati. Nishab akan berbeda-beda tergantung dengan jenis harta benda yang akan dizakati. Misalnya, emas nisabnya adalah 85 gram.

Kebanyakan nishab harta lainnya juga diukur dengan nishab emas ini. Misalnya, perniagaan. Apabila hasil keuntungan perniagaan setara 85 gram emas, maka zakatnya wajib dikeluarkan.

5. Telah Mencapai Haul

Selain mencapai nishab, harta yang dizakati juga harus telah mencapai haul. Jika belum mencapai masa haul, maka Anda tidak wajib mengeluarkan zakat untuk harta tersebut. Harta benda dengan masa kepemilikan telah mencapai 1 tahun adalah yang wajib dikeluarkan zakatnya.

Mengeluarkan zakat fitrah dan harta merupakan sebuah kewajiban bagi umat muslim. Namun, tetap harus sesuai aturan dan ketentuannya. Ingin tahu lebih banyak mengenai zakat, atau artikel islami lainnya, silakan bertandang ke laman orami.co.id.